Ini Dia yang Membuat Kekayaan Andi Rudiyanto Kian Menipis

Perang darat jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terus berlangsung hingga Sabtu (19/1) kemarin. Mulai dari warung kopi pinggir jalan, panggung kampanye, pertemuan akbar, hingga lobi hotel seakan warga Sulsel tak mau ketinggalan memperbincangkan rangkaian pemilukada Sulsel yang bakal digelar Selasa 22 Januari nanti.

Di bawah ini artikel seputar visi misi dan perjuangan kandidat pasangan Andi Rudiyanto Asapa – Andi Nawir Pasinringi (Garudana) yang diturunkan oleh portal berita kabar-toraja.com beberapa waktu lalu. Selamat membaca.

Pemilukada Sulsel sedang berlangsung. Adu program ketiga kandidat juga dikibarkan. Terkait perubahan yang ingin dilakukan oleh calon Gubernur dan Wakil Gubernur, nomor urut 3 Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi, dalam program-programnya ke depan, berikut di bawah ini wawancara singkat portal kabar-toraja.com dengan Andi Rudiyanto Asapa, belum lama ini, Senin (14/1), di Loby Toraja Luta Resort, Rantepao, Toraja Utara usai kampanye akbar di lapangan Bakti Rantepao.

Selamat siang pak, apa kabar hari ini?

Selamat siang, kabar baik, semoga kabar anda juga baik.

Di kampanye akbar barusan massa pendukung bapak terlihat cukup banyak. Ini pertanda apa?

Dalam setiap kampanye kami massa yang datang selalu banyak. Ini berarti masyarakat inginkan ada perubahan melalui program konkrit yang kami tawarkan. Selain itu. Apa yang selama ini kami kemukakan tak pernah terbantahkan oleh kedua kandidat lainnya. Keduanya tak akan berani membantah karena kami memang nyata.

Ada yang menilai tiga kandidat dalam pemilu ini tak ada yang membawa program baru. Bagaimana tanggapan Anda?

Tak lantas menyalahkan penilaian itu. Mereka hanya melihat kulit. Tak melihat implementasi. Untuk pembandingnya begini. Kedua kandidat sama mengatakan akan berantas korupsi, tapi implementasinya apa. Ujudnya seperti bagaimana.

Dalam program Garuda-Na disetiap pertemuan selalu kami wacanakan. Sesuai Inpres nomor 5 tahun 2004, jelas mewajibkan dalam setiap proses perencanaan anggaran oleh SKPD sampai gubernur dibahas di DPRD, kemudian dilanjutkan sampai pada pelaksanaan anggaran, menyusul pelaksanaan program masa akhir tahun harus melibatkan kepolisian, kejaksaan dan LSM yang dianggap kredibel. Itu implementasi yang harus dilakukan. Namun kondisinya kini. Di semua tingkat dimulai dari Propinsi Inpres yang jelas-jelas sebagai peraturan, apakah telah dilakukan merata.

Bila bicara anti korupsi tapi tidak dimulai pada tindakan pencegahan sama saja bohong. Lebih afektif tindakan pencegahan dari pada anti korupsi. Tindak korupsi terleih dahulu harus dilawan dengan cara pencegahannya. Saya ini orang pemerintahan banyak perencanaan dari SKPD tidak menguntungkan rakyat.

Ada yang menilai Bapak terlihat tenang di debat kandidat tanggal 10 Januari lalu. Mengapa?

Debat sebagai adu argumen sekaligus bukti melalu ucapan yang disaksikan rakyat banyak. Sepertinya harus ditingkatkan lagi kualitasnya. Makanya debat kandidat kembali harus dilakukan.

Namun kedua tim pemenangan kandidat tak mau. Hal itu terungkap saat pertemuan para tim pemenangan ketiga kandidat di Polda, Minggu (13/1) lalu. Tim pemenangan Syahrul dan Ilham tak bisa menjamin memenangkan massanya pada debat kandidat kedua nanti. Hingga Kapolda memutuskan debat kandidat tetap akan dilakukan namun harus menerima dua opsi. Pertama dipindah ke Jakarta, atau sama sekali tidak dilakukan. Opsi pertama akhirnya menjadi kesimpulan kalau debatnya di Jakarta lebih baik debat kandidat batal dilaksanakan.

Bagi kami ini sangat merugikan. Khususnya akan berdampak pada pendidikan politik bagi rakyat. Biarkan saja kami berdebat. “ribut” dengan para kandiadat lain dalam arti adu argumentasi sah-sah saja dalam demokrasi. Tak akan mungkin para kandidat saling gebuk.

Intinya saya meminta bagaimana kedua pasangan amankan massa kalian. Ilham dan Syahrul harus menjamin. namun jika massanya saja tidak dijamin untuk dikendalikan, ini logikanya sama saja bagaimana kendalikan masyarakat nanti. Sulsel ini terdiri dari berbagai macam etnis. Jika ada keributan didaerah lain Gubernur harus bertindak tegas. Kalau massa sendiri tak bisa dijamin bagaimana bisa mampu kendalikan massa diwilayah Sulsel.

Hitungan anda Pemilihan ini satu atau dua putaran?

Hitungan saya satu putaran.

Jika Dikehendaki Allah. Anda terpilih menjadi Gubernur. Apa kali pertama yang akan dikerjakan?

Langkah pertama kali yang akan dilakukan. Saya akan kumpulkan seluruh SKPD. Akan saya informasikan bahwa penyusunan program kerja libatkan kepolisian, kejaksanaan dan LSM yang kredibel. Ini dilakukan agar SKPD tidak kaget karena situasinya berbeda dengan terdahulu.

Kedua, sudah ditarget dalam satu tahun kepemimpinan GARUDA-NA pendidikan, dan kesehatan gratis sudah harus berjalan baik. Tak ada pilihan lain. Ketiga, pemberdayaan SKPD khususnya mencari SDM yang mampu. Sebab selama ini yang memegang kepemimpinan di SKPD mungkin diangkat karena ada sesuatu, entah itu mengimingi atau diimingi atau semacamnya. Banyak SDM yang kapabilitas namun tenaganya tak dipakai. Sungguh sangat disayangkan.

Kalau seandainya anda kalah apa yang akan dilakukan?

Saya kembali menjadi jadi lawyer. Tak jadi masalah. Dalam waktu enam bulan saya kembali berada pada posisi semula. Sesuaikan diri seperti sedia kala layaknya sebagai pengacara.

Daftar kekayaan anda kian tipis kemana saja uangnya. Apa yang dibelanjakan?

Begini, jika saya datang disatu tempat dan sudah berjanji akan lakukan perubahan. Kalau ditempat itu jalanannya rusak. Sementara anggaran dari pemerintah belum ada. Uang pribadi saya gelontorkan. Saya tidak menagih penggantian dari pemkab. Ini bukan hal yang aneh sebenarnya

Ada hal lain yang perlu disampaikan?

Saya berharap untuk masyarakat Toraja, Enrekang, dan Luwu mari bersatu untuk perubahan bagi semua. Karena perubahan ini penting bagi kehidupan kedepan. Anak cucu kita semua. Untuk merubah sistem pemerintahan Sulsel yang lebih baik.

Sumber : kabar toraja

Sumber Foto : sayapgarudana

This entry was posted in Jejak Langkah, Kisah Nyata, Pandangan, Rekam Media and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s