Andi Rudiyanto Asapa, Bupati yang Menolak Kebijakan Gubernur

Karakternya yang tegas dan berani, bukanlah isapan jempol belaka. Ketegasan dank keberanian Andi Rudiyanto Asapa, Bupati Sinjai itu kerap membuat semua kalangan geleng kepala. Pasalnya, orang nomor satu di Republik ini saja pernah diinterupsinya. Pun dengan Gubernur Sulawesi Selatan yang tak lain atasan langsungnya. Bahkan mantan Ketua LBH Makassar ini dengan berani menolak kebijakan gubernurnya. Apa sebab Rudi, berani menolak kebijakan itu? Berikut kisahnya.

3garudana2Saat pemilihan Gubernur tahun 2008 di Sulawesi Selatan, salah satu janji kampanye Gubernur terpilih saat itu adalah layanan kesehatan dan pendidikan gratis. Namun program yang dijalankan Gubernur adalah dengan membagi beban biaya tanggungan kesehatan untuk masyarakat, 60 persen menjadi tanggungan pemerintah kabupaten/kota dan 40 persen ditanggung provinsi. Andi Rudiyanto Asapa, selaku Bupati Sinjai menolak menandatangani kesepakatan itu dengan Gubernur. Apalagi janji Gubernur tersebut telah dilaksanakan oleh Rudi sejak tahun 2003. Ketika daerah lain baru mewacanakan, Rudi sudah menjalankan.

“Program pendidikan dan kesehatan gratis dari provinsi terpaksa kami tolak. Karena masih membebankan kabupaten. Siapa yang berjanji, dia yang harus menepati,” tegas Rudi.

Bagi Rudi, sistem yang ditawarkan Gubernur, justru akan membuat sistem yang sudah berjalan secara mandiri di Sinjai, harus diubah lagi. Hal itu dianggap Rudi akan menyulitkan. Selain itu, menurut Rudi hal yang dilakukan Gubernur tidak sesuai dengan yang diucapkan. Karena yang menjanjikan tidak melakasanakan janjinya, dan justru hanyamenanggung 40 persen, sisanya menjadi beban daerah kabupaten/kota. Selain itu, jika biaya layanan kesehatan bisa ditanggung sepenuhnya provinsi, maka pemerintah daerah bisa melakukan pengembangan infrastruktur dan sarana kesehatan menjadi lebih baik. Karena itu, ketika kesepakatan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dilakukan.

Warga masyarakat Sinjai memang tak perlu pusing memikirkan biaya pengobatan ketika sakit, karena telah ditanggung Pemda melalui program Jamkesda. Masyarakat yang tak mampu, tak perlu membayar sepeser pun karena retribusi juga telah dihapuskan. Semua layanan kesehatan, dari layanan dasar di Puskesmas, rawat jalan, rawat inap hingga operasi di RSUD Sinjai, semua gratis. Tidak ada batasan jenis layanan, selama itu bisa dilakukan di RSUD Sinjai semua ditanggung. Satu lagi perbedaan kesehatan gratis ala Rudiyanto adalah, pasien dirawat inap di ruang kelas 2, bukan di kelas 3 seperti layanan kesehatan gratis lainnya.

Bahkan, jika tak mampu dilayani di RSUD Sinjai dan harus dirujuk ke RSUP di Makassar, transportasi ke Makassar pun ditanggung. Untuk masyarakat Sinjai yang tak mampu dan harus berobat ke RSUP, Bupati Sinjai juga kerap harus mengeluarkan surat jaminan. “Setelah kami menolak uang dari Provinsi untuk kesehatan gratis dan mengembalikan uangnya, kami membuat kesepakatan dengan Gubernur agar masyarakat Sinjai yang berobat ke Provinsi juga digratiskan. Namun sampai sekarang hal itu tidak dijalankan, sehingga setiap hari saya harus tanda tangani jaminan pengobatan untuk masyarakat Sinjai yang berobat ke Makassar,” tutur Rudi.

Layanan kesehatan gratis di Sinjai juga bisa dinikmati warga kabupaten lain, misalnya di wilayah yang tak jauh dari perbatasan. Banyak warga kabupaten tetangga yang berobat di Sinjai, dan diperlakukan sama, tidak dikenakan biaya. “Kami layani sama, karena tidak mungkin orang sakit tidak kami layani,” ungkap Amrullah kepala Puskesmas Manipi, Sinjai Barat, yang berbatasan langsung dengan Malino, Kabupaten Gowa.

tulisan ini pernah diunggah di akun Facebook atasnama Peace Brown

This entry was posted in Jejak Langkah, Kisah Nyata, Rekam Media and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s